1. Nol adalah angka yang
terakhir muncul setelah kemunculan angka 1 sampai 9
Menurut kami, inilah mengapa
pada abjad-abjad yang biasanya ditempelkan di tembok untuk belajarnya kita
waktu kecil, setelah huruf alfabet, di bawahnya biasanya tertulis angka, yaitu
1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 0. Mengapa bukan 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9.
Mungkin karena angka 0 ditemukan terakhir setelah angka 1 sampai 9.
2. Identitas penjumlahan, yaitu 0, sebarang bilangan ditambahkan
0, maka hasilnya adalah bilangan itu sendiri
Namanya juga identitas
penjumlahan. Sudah sangat jelas dan sangat setuju.
3. Perkalian dengan nol,
menghasilkan bilangan nol
Perkalian dengan nol menghasilkan nol. Ini namanya bukan
identitas perkalian. Kalau identitasnya perkalian itu adalah 1. Karena sebarang
bilangan real (kecuali nol) dikalikan 1 sama dengan bilangan itu sendiri. Kalau
yang perkalian dengan nol ini kami sebut sifat.
Kita tadi sudah tahu tentang
identitas penjumlahan, yaitu sebarang bilangan ditambah nol sama dengan
bilangan itu sendiri, tentu saja
Coba sekarang kedua ruas
dikalikan a (sebarang bilangan real), maka hasilnya adalah
Sekarang kedua ruas kita kurangi
, maka dihasilkan
Sama dengan
Bahkan, saya pernah membaca buku
di perpustakaan, dan di dalamnya dituliskan bahwa
Secara logika sih setuju-setuju
saja. Tetapi bagaimana dengan pernyataan ini : “Tak Hingga
adalah bukan bilangan real”. Jadi, apa mungkin bisa
dioperasikan dengan bilangan real, yaitu nol. Mungkin yang pengetahuannya
lebih, bisa membantu berkomentar untuk menyimpulkan.
Kami sih percaya saja dengan
buku itu bahwa
Karena dulu saya juga pernah
mendapatkan
4. Nol dibagi dengan
angka berapapun (kecuali nol), maka hasilnya adalah 0
Bagaimana dengan ini :
, tadi yang kita bahas sebelumnya. Kalau kedua ruas dikalikan
dengan
dengan a tidak sama dengan nol. Maka menghasilkan,
Jadi, kita peroleh
5. Pembagian dengan nol
sama dengan tidak tentu, oleh karena itu hal ini tidak didefinisikan.
Nol per nol, hasilnya adalah
tidak tentu. Perhatikan berikut ini :
Lho… Kok hasilnya berbeda-beda.
Nol per nol hasilnya tidak tentu. Terlihat dari beberapa contoh di atas itu
saja hasilnya berbeda-beda. Apa yang salah. Tidak ada kan.
Memang. Nol per nol hasilnya
tidak tentu. Menurut kami, karena tidak tentu itulah, nol per nol tidak
didefinisikan.
Beberapa juga masih berpendapat
bahwa nol per nol itu adalah tidak tentu, bukan tidak didefinisikan. Di forum banyak yang berbeda
pendapat. Tetapi perbedaannya tidak begitu besar kok. Tentang apa hubungan
tidak tentu dengan tidak didefinisikan. Bagaimana untuk bilangan yang
tidak nol dibagi dengan nol?
6. 10 adalah bilangan
asli pertama yang menggunakan angka 0 (terdiri dari 1 angka 0)
Sudah jelas. Karena bilangan
sebelum 10 adalh 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8. 9 yang tidak terdiri dari angka nol
sama sekali.
7. Pendefinisian secara
formal, 0 bukan bilangan positif, dan juga bukan bilangan negatif
Nol itu bukan bilangan positif.
Dan juga bukan bilangan negatif. Lalu, masuk ke dalam kategori manakah nol itu.
Nol itu masuk di dalam kategori netral. Bukan positif dan juga bukan negatif.
Jadi, dibagi menjadi 3 kategori,
Positif, Negatif dan Netral.
Positif itu lebih dari 0
Negatif itu kurang dari 0
Netral itu sama dengan 0
Terasa gak adil ya. Himpunan
bilangan positif ada sebanyak tak hingga, himpunan bilangan negatif juga ada
sebanyak tak hingga. Tetapi, himpunan bilangan netral hanya ada satu, yaitu nol
saja.
8. Nol itu bilangan
genap
Apa sih bilangan genap itu?
Bilangan genap itu adalah bilangan kelipatan 2. Bukan hanya 2, 4, 6, 8, … yang
merupakan bilangan genap. Tetapi 0, -2, -4, -6, … juga merupakan bilangan
genap.
Suatu bilangan disebut bilangan
genap jika bilangan tersebut bisa dituliskan ke dalam bentuk 2k, dengan k
adalah bilangan bulat.
0 bisa dituliskan menjadi bentuk
2k, dengan k=0
Jadi, nol merupakan bilangan
genap.
9. Nol bukan bilangan
prima dan juga bukan bilangan komposit
Ini sudah definisi dari sananya.
Bahwa 0 dan 1 itu bukan merupakan bilangan prima dan juga bukan merupakan
bilangan komposit. Definisi bilangan prima juga mulai dari 2. Bukan dari 1.
Bilangan prima adalah bilangan
asli yang lebih besar dari 1 yang mempunyai faktor positif 1 dan dirinya
sendiri.
10. Bilangan tidak nol jika
dipangkatkan nol, sama dengan 1.
Ini kan definisi. Tak bisa
mengutak-atik definisi. Definisi ya definisi.
11. Nol adalah bilangan
cacah pertama
Beberapa bilangan cacah pertama
adalah 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, …
12. Nol pangkat bilangan
yang tidak nol
Tentu saja hasilnya 0. Jika
bilangan tidak nol itu bilangan asli, dengan mudah kita bisa membayangkan bahwa
0 pangkat a (misalnya a adalah bilangan asli) sama dengan nol dikali nol dikali
nol sampai sebanyak a. Jika bilangan a adalah bilangan rasional, tentu bisa
digunakan sifat-sifatnya. Tentu saja bilangan a yang dibicarakan di sini adalah
bilangan positif (terima kasih koreksinya untuk : Arif)
13. Nol faktorial sama
dengan 1 (0!=1)
Apa itu faktorial? Notasinya
seperti ini : “!”
Notasi seperti itu didefinisikan
sebagai berikut .:
(baca: n faktorial), didefinisikan sebagai perkalian bilangan
asli dari n sampai 1 sebagai berikut
Komentar
Posting Komentar